Hai, saya datang lagi, kali ini ada cerita yang gak seram, tapi layak untuk dibaca, langsung saja ke TKP.

Saya punya kenalan OB, dulu sebelum dia kerja ditempat saya, dia sempat ikut proyek apartement. Awal kerja sih tidak ada kendala, tidak ada masalah berarti. Proyek pun mendekati ‘selesai’, tiba-tiba para pekerja ngumpul dan cerita cerita.

Salah seorang pekerja pernah menangani perbaikan langit-langit basement, ruangan tersebut lumayan terang, malah pekerja itu kerja didekat lampu gantung. Ditengah kerja, tercium bau anyir, dia pikir aroma basement, diacuhkan lah. Tak lama ada suara cewek cekikikan. Seperti yang dikatakan, suaranya timbul tenggelam. Si pekerja cuek saja, mungkin halusinasi. Saat turun untuk mengambil peralatan, tiba-tiba ada suara cewek nyanyi. Si pekerja mulai merinding, tapi orang ini nyali nya gede, dia tetap cuek. Dia naik tangga lagi dan tiba-tiba disebelahnya ada cewek sambil gendong ‘sesuatu kayak bayi’. Cewek itu wajah nya nunduk tapi mulutnya ketawa. Cewek itu duduk dilampu gantung sambil menggoyang kaki. Tapi nyali pekerja ini gede banget, dengan setengah mengancam, dia malah mengusir kuntilanak tersebut. Tapi yang namanya setan usil, diusir pun tetep bandel, yasudah, diabaikan lah si kunti, dianggap kayak kecoa.

Lain kolam lain ikannya, pekerja yang lain malah dapat pengalaman romantis dengan hantu. Suatu malam pekerja ini dapat panggilan nyasar, privat number pula. Pas diangkat, ternyata cewek. Si cewek bilang kalau dia salah sambung, sama si pekerja (masih muda) di godain deh. Sekali dua kali, lama-lama kenalan lalu makin nyaman satu sama lain, akhirnya mreka memutuskan buat ketemuan. Lokasi nya mereka di pasar malam Kod@m.B. Si cewek tidak kunjung muncul, ditelpon juga tidak bisa. Pas mau pulang, tiba-tiba ada panggilan dari si cewek, katanya ada di dekat sana. Si pekerja pun mencari posisi seperti kata si cewek, dan ketemu. Awalnya tidak curiga, kok lokasinya gelap-gelapan dan sepi banget, lalu si cowok menghampiri. Tampang si cewek sangar, mulutnya robek dari pipi kiri kekanan, matanya merah melotot, besar. Dia mengaku kalau dia kuntilanak apartment yang naksir sama pekerja itu, gak pake lama, kaburlah tuh orang. Konon katanya ,meskipun ganti nomor, tetap saja tuh setan bisa nyambung dan minta ketemuan.

Sekian dulu, sorry gak seram