Penulis : ?#?KS?

Cerita nyata (y)

Waktu itu musimnya liburan. Aku bersama keluarga pergi keluar kota, bukan hanya sekedar untuk liburan, aku beserta keluarga juga ikut menyambut acara perkawinan kakak sepupuku, yg akan diadakan 5 hari lagi. Disana semua tetangga sudah mulai berdatangan untuk membantu acara perkawinan supaya berjalan lancar. Perkawinan kakak sepupuku akan di adakan 3 hari , hari pertama syukuran, hari ke 2 akad nikah, hari ke 3 resepsi. Aku dan keluarga tinggal d rumah tante fitri (samaran). Ya emang sih tempat tinggalnya tante fitri agak menyeramkan. Di depan rumah ada sawah di samping rumah ada gedung yg kata tante sudah lama gk ada yg nempatin. Nah karna gedung itu gk ada yg nempati akhirnya resepsi perkawinan kakak sepupuku d adakan d gedung yg kelihatannya menyeramkan itu.

Sewaktu acara syukuran aku bersama saudara main di luar supaya tidak mengganggu acaranya. Kami sempat bermain engklek. Kami bermain tepat d depan gedung itu. Ada kejadian aneh yg aku alami waktu bermain engklek. Kebetulan d gedung itu ada ayunan yg terbuat dr ban bekas, aku melihat ayunan itu bergerak dengan sendirinya padahal angin d situ gk terlalu kencang. Terus d samping gedung itu ada pohon pohon besar yg makin melengkapi seramnya gedung itu. Aku melihat sekilas ada yg sedang duduk duduk d atas pohon besar, namun aku tidak melihat wajahnya. Karna aku d landa rasa penasaran aku ingin melihatnya lebih dekat. Namun mamaku memanggil untuk menyuruhku supaya cepat masuk. Aku gk sempat melihatnya dg jelas. Aku melupakan kejadian itu sampai acara akad nikah.

Waktu acara resepsi aku dan saudara masuk ke dalam gedung itu. Gedungnya tidak terlalu seram seperti yg biasanya. Karna sudah d bersihkan terlebih dahulu. Namun saat aku bersenang senang ada saja yg mengganjal d mataku. Rasanya aku ingin saja menoleh ke arah gedung lantai atas. Dengan rasa penasaran aku menoleh dan yg aku lihat adalah sepasang kaki tanpa organ tubuh yg lainnya. Aku melihatnya sangat jelas sampai sampai aku menangis. Mamaku mulai menenangkan aku namun aku masih terbayang bayang dengan sepasang kaki itu. Saat aku sudah mulai tenang. Aku melihat lagi d arah gedung itu yg aku lihat adalah seorang wanita sedang duduk d kursi goyang dan menggendong bayi. Aku tidak melihatnya begitu jelas. Aku dapat merasakan bahwa ada penghuni d gedung itu namun bukan manusia. Melainkan makhluk astral yg ingin berkenalan dg warga baru hehehe.

Demikian ceritanya. Thank