Penulis : Indra Damara

Hay hay hay
Selamat siang,sore,malam,pagi (tergantung bacanya).
Saya kembali lagi nih setelah sekian lama vakum dari dunia permistisan.
Kali ini saya membawakan sebuah cerita dari teman saya..
Untuk memudahkan pembaca saya akan bertindak sebagai pemeran utama.
.
Saya adalah seorang tukang ojek, untuk menghidupi keluarga dari hari ke hari saya narik mulai dari jam 6 pagi dan pulang jam 9 malam.
Tapi entah apa yang saya pikirkan saat itu, sudah jam 9 malam tapi saya tetap bertahan di pangkalan, dan seperti nya felling seorang tukang ojek sangat tepat.
Dan datanglah seorang anak muda, dari analisa saya seperti nya anak muda itu tersesat atau ketinggalan teman teman nya.
Dan bener saja, dia minta di antarkan ke rumah nya, tak lupa dia memberi tahu tujuan yang akan dia tuju.
“Mau kemana dek” tanya ku.
“Saya mau ke desa B pak, kebetulan saya ketinggalan teman teman” jawab dia singkat.
“Oh iya nama adek siapa” tanyak ku
“Dodik pak” (samaran)
“Memang nya adek ini dari mana” tanya ku penuh selidik.
“Saya habis nonton dangdut,tapi saya ketiduran di warung dan pas saya bangun teman teman sudah tidak ada” jawab dia memberi penjelasan.
Tanpa nanya lagi saya fokus saja ke jalan, dan tiba tiba dia membuat penjelasan yang membuat saya merinding.
“Mas nanti kalau sudah sampai rumah jangan kaget ya, saya ini sudah meninggal loh”
“Masa sih dek, di zaman sekarang yang sudah modern begini ada hantu, buktinya acara uji nyali saja sudah di hentikan, mungkin hantu nya malas semua buat eksis di dunia manusia” jawab ku memberi penjelasan.
“Bapak tau kecelakan di jalan di depan” tanya dia.
“Iya saya tau, memang nya kenapa? “Tanya ku
“Saya mas korban nya”
Aku pun tidak bisa menjawab lagi, seolah jawaban dari dia membuat saya terhipnotis dan percaya kalo dia memang korban kecelakan pada jam 8 tadi.
dan tanpa terasa saya sudah di hentikan sang penumpang, sempat ada rasa aneh memang, setahu saya jalan ke kampung yang saya tuju itu banyak batu, dan masih sulit di akses, jadi kok tidak terasa getaran getaran nya ya.
Setelah menengok ke belakang, loh kok penumpang saya hilang, aku pun sangat shok, dan langsung mau ngacir kabur.
Tapi kok sepatu yang saya pakai lengket. Dan setelah menoleh ke belakang aku pun benar benat kaget.
Kaki saya sudah nempel di tanah kuburan dan saya sudah ada di tengah tengah kuburan..
Aku pun sudah tidak kuat lagi dan akhirnya semuanya gelap dan aku pingsan dengan sukses.
Keesokan hari nya saya bangun dan tetap di tempat yang sama.
Tampa basa basi saya pun langsung bangun dan tak lupa ngecek siapa pemilik kuburan yang saya jadikan kamar hotel sementara.
Dan yang membuat saya terkejut.
Namanya adalah
DODIK.
Sekian maaf kalo tidak seram dan ada kesalahan dalam pengetikan.
Sekian.
Wasalamualaikum
Dan see you next time