Penulis : Kadek

Pada saat sekolah mengadakan persami(perkemahan sabtu minggu), kami berkemah di salah satu lapangan yang ada di denpasar. Setiap regu membuat tenda masing2. Pada malam harinya ibu dan adik saya menjenguk kelapangan membawa makanan, garam dan bawang. Garam dan bawang itu ditaruh mengelilingi tenda kami, lalu ibu dan adik saya pulang..
Sewaktu kami semua di perntahkan untuk tidur oleh pembina, kami tertidur lelap, dan bangun dengan segarnya di pagi hari. Tapi siapa yang sangka, ternyata semua teman2 kami yang ikut berkemah, kecuali yang satu tenda dengan kami, tidak bisa tidur. Mereka semua terlihat seperti tidak tertidur, termasuk kakak pembina kami. Ternyata dimalam saat kami tertidur lelap, ada hantu. Mereka menceritakan ada hantu wanita yang rambutnya sembrawut, matanya besar dan melotot, (maaf)payudaranya sangat panjang sedang menari-nari di pohon bambu tepat di seberang kali didepan tenda yang kami dirikan. Dan kata mereka tiba2 hantu itu mengelilingi tenda mereka satu persatu dan menengok kedalam tenda mereka sambil mengeluarkan suara (hemmm), kecuali tenda yang kami dirikan, mereka semua pura2 tidur dengan tengkurep, agar mereka tidak melihat hantu itu kalau hantu itu tiba2 mendekati diri mereka. Tapi kakak pembina kami lumayan berani, dan melihat semuanya sebelum hantu itu mendekati tendanya. Kata mereka, anehnya hantu itu tidak mendatangi tenda kami. Hantu itu hanya melewati saja. Lalu kakak pembina langsung memulangkan kami. Kami yang berada pada tenda yg sama tak merasakan atau mendengar apapun karna kami tertidur sangat pulas. Setelah sampai dirumah saya menceritakan pada ibu saya. Lalu ibu saya mengatakan, “makanya ibu kesana, karna di depan lapangan tempat kamu kemah sangat angker. Makanya ibu kelilingi tendamu pakai garam dan bawang agar hantu tidak berani mengganggu dan mendekati kalian.”.. lalu semenjak saat itu saya berhenti mengikuti kegiatan pramuka.
Sekitar 3 tahun lalu, saya pergi bersama adik menaiki sepeda motor untuk kepura sekitar jam 8 malam. Malam itu entah kenapa seperti mendung yang aneh, angin tiba2 menjadi kencang, dan cuaca sangat dingin. Dalam perjalanan kami melewati kuburan. Dan kami biasa setiap melewati kuburan selalu bel sebanyak 3x sambil bilang permisi dalam hati. Sewaktu motor kami tepat di depan pintu masuk kuburan, tiba2 kami melihat celuluk(manusia sakti yang bisa berubah wujud menjadi menyeramkan). Yang sedang melakukan ritualnya. dan celuluk itu menoleh kearah kami karna kami membunyikan bel tadi. Lalu kami di kejar. Celuluk itu mengejar dengan cara loncat zigzag. Kami langsung tancap gas mencari keramaian. Dan untunglah kami tak terkejar dan celuluk itu hilang..