Kalau tidak salah kejadiannya terjadi di awal Bulan Juli 2013 ( hari dan tanggal aku lupa pastinya). Jam kerja kantor tiap hari mulai dari jam 08.00 – 16.00 WIB. Hari itu aku memang sengaja pulang agak terlambat (lembur terpaksa ), karena sebagai kasir aku harus menyelesaikan laporan keuangan pendukung untuk laporan keuangan bulanan lembaga yang akan kuserahkan kepada Kabag Keuangan. Kira-kira selesainya jam 18.00 WIB, dan setelah kuanggap cukup aku pun mengirimkan hasil tugas-tugasku melalui email kepada Kabag Keuangan. Oh sebelumnya untuk sedikit gambaran kantorku terdiri dari 2 lantai, dan kantor staf berada di lantai kedua di mana aku bekerja menyelesaikan laporan-laporan keuanganku.
Suasana saat itu sudah sepi, tidak ada orang sama sekali. Sebenarnya ada yang menunggu jaga si kantor, tetapi saat itu dia pamit keluar karena ada keperluan pribadi sampai agak malam baru tiba di kantor. Karena tinggal aku sendiri, akhirnya sebelum pulang aku mengecek pintu-pintu baik di lantai 2 dan lantai dasar, apakah sudah terkunci atau belum, juga menyalakan lampu penerangan ala kadarnya, supaya kantor terkesan tidak gelap.
Setelah itu baru aku menuju ke tempat mesin absensi untuk memasukkan kartu absenku tentunya , dan sebelum pulang aku kepingin buang air kecil terlebih dulu. Lalu aku menuju toilet yang ada dekat ruangan tersebut, perlu sedikit diketahui karena handle (pegangan pintu) toilet rusak maka pintu tidak bisa menutup sempurna, sehingga dibagian luar ditambah kunci gembok dan sisi belakang pintu (posisi di dalam toilet) ditambahkan kunci grendel. Jadi kalau mau masuk ke toilet gemboknya harus dilepas dulu agar bisa membuka pintu toilet, dan gemboknya ditaruh di paku yang ada di dinding luar toilet.
Singkatnya aku sudah selesai buang air kencing, dan sudah membuka kunci grendel untuk keluar toilet. Tapi yang terjadi adalah aku tidak bisa membuka pintu toilet ke arah dalam, sudah berusaha kutarik-tarik dengan agak keras tapi pintu tetap tidak bisa kubuka, sampai 3 kali kutarik dengan keras tidak berhasil membuka, sepertinya dari luar ada yang mengunci. “Matik, aku terkunci!” pikirku saat itu.
Sempat aku merasa bingung dan cemas, ya jelas situasi saat aku cuma sendirian dan sudah tidak ada orang, kepada siapa aku minta bantuan? Sedangkan Mas Paijo yang jaga kantor pergi (aku tahu, karena dia sebelumnya pamit kepadaku). Tapi yah itulah, sudah tahu kalau dia pergi, aku masih sempat berteriak keras memanggil dia…. Apakah ada yang menjawab??? …. Ya jelaslah nggak ada jawaban dari Mas Paijo… ha..ha..ha… kalau mengingat itu jadi tertawa sendiri, betapa bodohnya aku saat itu, maklumlah namanya orang panik .
Di dalam toilet, aku mencoba menenangkan diri dan berpikir dengan tenang, lalu aku ingat kalau bagian atas kamar mandi hanya ditutupi oleh beberapa potongan bambu yang dipaku menjadi satu untuk menutupi toilet dari atas dan bisa diangkat atau digeser. Aku berpikir aku harus naik bak kamar mandi untuk bisa menggeser atau mengangkat bambu-bambu tersebut. Tapi sebelum aku melakukan itu, aku sekali lagi mencoba untuk menarik pintu toilet … dan… disinilah keanehannya, pintu dengan mudah kubuka tanpa harus ditarik dengan keras dan aku bisa keluar dari toilet. Belum habis rasa heranku, aku merasakan ada angin cukup keras dan cukup dingin menerpa badanku dari arah kanan yang berasal dari arah lorong untuk menuju kamar-kamar penginapan tamu di bagian belakang kantor.
Aku sempat merinding, tapi jujur jadi penasaran juga. Kutunggu beberapa lama, apakah ada keanehan yang lain kira-kira 2 menit, tapi ternyata tidak hal-hal yang lain. Wah ternyata ada yang usil nih, pakai acara dikunci segala di toilet, kelihatannya “mereka” nggak rela kutinggal pulang. Whuasem betul bikin orang cemas dan takut saja.
Akhirnya setelah mengunci pintu kantor (kebetulan aku bawa kunci cadangan) akupun pulang dengan menaiki motorku meninggalkan kantor tercinta dengan rasa penasaran yang tinggi atas kejadian yang kualami tadi.
Terima kasih, m ohon maaf kalau tidak seram dan berantakan ceritanya