story; Ismiati Dewi
post; Wied

Kisah ini adalah nyata tpi nama dan alamat gk
usah di tayang kan karena akan sangat
menyakitkan bagi keluarga sikorban.
untuk lebih jelasnya cerita ini di perankan oleh aku

Entah ini cobaan, ujian, atau memang azab yang diberikan tuhan kepadaku tapi sebagai manusia aku tak luput dari dosa mungkin ada perbuatanku yang menyinggung perasaan orang lain, hingga pada suatu hari ketika aku sedang hamil 3 bulan, aku merasa sangat sakit perut hingga aku minta pertolongan untuk didatangkan bidan desa kerumahku karena sakit yang teramat sangat dalam perutku hingga aku tak mampu berjalan kerumah bidan yang jaraknya 500 meter.

Setelah datang bidan desa dan aku diperiksa bidan nya hanya bilang aku sakit maag yang kronis tapi aku agak kurang yakin dengan hasil periksa bidan tersebut, karena aku merasa lain dengan sakit perutku tersebut. Hingga 2˝ bulan aku merasakan sakit perut tersebut akhirnya dengan keputusan terakhir aku dengan suami mencari orang pintar yang kebetulan suami ku kenal.

Setelah aku dilihatnya dia hanya bilang meminta ayam betina hitam dan beserta bumbu masak untuk ayam tersebut permintaan yang aneh menurutku. ditambah ayam beserta bumbunya harus kami bawa kerumahnya.

Entah apa maksud dari permintaannya dihari berikutnya setelah kami dapatkan ayam betina hitam beserta bumbunya pergilah kami kerumahnya,, dengan jalan yang turun naik dan menahan perut yang sakit kami sampai dirumahnya, dengan sedikit berbasa basi kami serahkan ayam beserta bumbunya.

Lalu dia bertanya bumbu apa yang aku bawa aku bilang karena hari kepepet jadi aku hanya bisa bawa bumbu untuk sop ayam saja, “oya gapapa, katanya,, baiklah hari sudah lewat dzuhur mari kita sembelih ayamnya. Keluarlah suamiku dengannya untuk menyembelih ayam betina tersebut, dan aku pun mengiringinya dari belakang ketika disembelih ayamnya, keanehan pun muncul, ayamnya hanya mengeluarka darah
sedikit sekali hanya untuk sekedar membasahi pisaunya, teman suamiku agak terkejut akhirnya aku dan suamiku disuruhnya menyiangi ayam
tersebut, alangkah terkejutnya melihat daging ayam yang sangat pucat tak berdarah, setelah kami buka isi perutnya kami lebih terkejut lagi,karena ampela dan jantung ayam menghitam seperti hangus terbakar, hatinya lunak seperti kepanasan kenyataan ini yang membuat kami terkejut juga teman suamiku tersebut sambil berkata, itu lah yang terjadi dalam badanku
selama ini daaaaaann,,,,,

tunggu kelanjutannya dalam part 2 okeh,,