(edisi mbok darmi setelah kematiannya)
Genap seratus hari meninggalnya mbok darmi keluarga besarnya memutuskan membongkar rumah besar yang semasa hidupnya menjadi istana kediaman mbok darmi.

Pihak keluarga terpaksa memutuskan membongkar rumah karena memang tak satupun dari mereka yang berani tinggal di rumah itu, begitu banyak
gangguan yang terjadi, entah itu penampakan mbok darmi sendiri atau pun penampakan jin dedemit memedi yang menjadi periharaan mbok darmi dulu, belum lagi berbagai macam benda- benda pusaka yang ada di dalam rumah itu.

Menurut cerita kakek, ketika rumah itu di bongkar benda-benda pusaka mbok darmi di buang oleh orang yang mengerti dan sangat memahami tentang hal ghaib, tapi ada satu perkara yang tidak dapat di selesaikan kala itu, yaitu perihal dedemit yang di perihara mbok darmi, mereka tidak mau beranjak dari lahan ndoronya itu,

Akhirnya pekarangan bekas rumah itu di biarkan terbenggalai menjadi lahan angker, sampai akhirnya salah satu anggota keluarganya yang baru pulang dari luar jawa memutuskan membuat rumah di tanah itu, tapi tak lama keluarga itu satu demi satu mengalami sakit dan meninggal dunia.

Setelah kejadian itu di putuskan tanah itu di tanami pohon jati, seiring berjalannya waktu terbentuklah hutan pohon jati mini di bekas pekarangan mbok darmi, dan hutan jati mini itu juga menyimpan kisah mistis
tersendiri.
kelar…