ASSALAMUALAIKUM WR. WB…

Salam jumpa para pecandu cerita mistik reunion, semoga kalian nggak bosen ama postingan ane…
Wokehh.. nggak perlu basa basi langsung aja kita ke cerita. Kali ini ane ketengahkan sebuah cerita tentang misteri rumpun bambu dan sumur tua di kampung ane. Sebuah kampung kecil di ujung timur kab. Kediri Jatim…

Kampung ane terdiri dari dua gang, orang sini menyebutnya kampung utara dan selatan. Sebenarnya ada 2 jalan umum beraspal yg menghubungkannya. Tapi, karena biasanya kami ingin ke kampung selatan atau sebaliknya maunya cepat jadi kami lewat jalan pintas lewat kebun. Nah, jalan pintas ini melewati sebuah rumpun bambu dan di sebelahnya ada sumur tua bekas pemilik kebun yg udah sejak puluhan taun lalu nggak di pakai lagi. Konon sumur tersebut dihuni genderuwo yg sering menampakkan keeksistensiannya.

Cerita pertama:
Jadi tiap rabu malam kamis di mushola kampung utara ada pengajian rutin buat bapak” dan ibu” yg sudah lumayan sepuh. Salah satu warga kampung selatan (panggil saja pak Ri) adalah salah satu jamaah di sana. Karena agak terlambat jadi dia mengambil jalan pintas menuju mushola. Tiba” saat mau melewati rumpun bambu, senter yg dibawanya mati.

Lebih menjengkelkan lagi, tiba” dari atas pohon bambu mengucur air membasahi badan pak Ri. bukan hanya basah tapi air itu berbau pesing layaknya air seni.

Merasa di kerjai oleh makhluk tak kasat mata pak Ri pun merasa takut (pastilah). Sambil ketakutan diapun memutuskan kembali kerumah buat mandi dan ganti baju.

Aneh… saat sampai di dekat rumah senter yg tadinya mati tiba” menyala. Begitu juga bajunya yg tadi basah dan bau secara ajaib kering dan tidak bau pesing lagi seperti tidak terjadi apa” sebelumnya.

Kesal karena merasa di kerjain dia kembali berangkat ke kampung utara. Kali ini dengan perasaan jengkel bercampur geram otomatis hilang sudah rasa takutnya. Sampai di dekat sumur, yg di lihatnya adalah sesosok makhluk item sedang duduk di bibir sumur. Karena saking kesalnya dia pak Ri pun meluapkan kemarahannya terhadap makhluk itu. Hilang sudah rasa takut dan ngeri karena berhadapan dengan makhluk beda dimensi. Pak Ri misuh” (mengumpat”) karena kesal. Tapi yg di marahin cuma diem nggak bersuara dan bergerak.
Setelah capek karena di cuekin pak Ri langsung pergi. Baru beberapa langkah meninggalkan tempat itu pak Ri kembali menengok kearah sumur tmpat makhluk tadi nongkrong, dia tidak melihat makhluk itu di sana lagi.

Akhirnya pak Ri pulang kembali dan batal ikut ngaji karena udah kemalaman dan terlanjur jengkel.
Sekian dulu lah lain kali ane posting cerita lainnya tentang gendruwo penghuni sumur itu..
atas perhatiannya ane ucapkan terima kost putri…
WASSALAM….10906101_559392964198021_9109958195102375813_n