Halo, selamat ………….. ( isi sendiri ya, bisa disesuaikan waktunya saat kalian membaca cerita ini) 😀

Maaf kalau ini bukan cerita seram

Sesungguhnya aku belum pernah mengalami hal-hal yang aneh selama bekerja di sini, mungkin karena aku jarang ikut lembur, biasanya datang jam 08.00 WIB dan pulang jam 16.00 WIB. Tapi semenjak aku dilibatkan dalam kegiatan pelatihan yang diadakan lembaga/kantorku sejak 2010, akhirnya harus ikut lembur sampai jam 21.00 WIB seperti teman-teman yang lain.

Oh ya perkenalkan namaku Andi (samaran), aku teman sekantor penulis, aku bekerja sebagai Pustakawan atau staf litbang. Sebelum bekerja di sini, aku dulu pernah bekerja sebagai guru di Kalimantan Timur, tepatnya di mana, tak perlu kukatakan 😀 . O ya kembali ke cerita, karena keterbatasan tenaga yang ada, akhirnya seperti nasib mas Ag. Tjandra J, aku pun dilibatkan dalam pelatihan yang diadakan di kantor.

Pada awalnya terasa berat, karena belum pernah bekerja sampai selarut itu, tetapi lama kelamaan akhirnya menjadi terbiasa. Tapi jujur saja pernah aku ketiduran pada saat sesi pelatihan berlangsung. Ceritanya sekitar jam19.00 WIB aku duduk di teras kantor, kebetulan aku tidak ikut mengisi, hanya saja sebagai wujud kesetiakawananku dengan teman-teman kantor yang lain, aku pun menunggu sampai selesai acara pelatihan selesai, tapi ya namanya mengantuk dan capek menunggu, akhirnya aku pun ketiduran di bangku panjang di teras, dan baru dibangunkan setelah acara bubar oleh bossku. Boss ku pun cuma menggeleng-gelengkan kepala dan pura-pura marah, tapi sebenarnya dia pun memahami kecapekanku, maklumlah baru pertama ikut pelatihan kayak gini dan belum pernah sampai lembur semalam itu ..he..he.. 😀

Oh ya, sebelumnya ku ceritakan tentang kantorku, terdiri dari 2 lantai, lantai pertama seperti bangunan lainnya, hanya saja temboknya tidak ditembok halus, tapi bata-batanya sengaja diperlihatkan dan di semen halus sedikit, sehingga tekturnya masih kelihatan, lantai 2 sebagian besar terdiri dari kayu dan bambu, kalau boleh sombong sedikit…pokoknya asyik deh punya kantor kayak gini.

Nah ini kejadian pertama yang aku alami, saat pelatihan berlangsung, kalau tidak salah hari ke dua pelatihan, aku duduk di ruangan rapat di lantai 2. Setelah habis mandi, kira-kira jam 18.00 WIB, sesi sedang berlangsung, karena sudah ada teman yang lain bertugas, akhirnya aku duduk-duduk di ruang rapat itu. Tiba-tiba kantuk menyerang, akhirnya sambil duduk dan menyandarkan badan di meja, akhirnya dengan posisi duduk aku pun menaruh kepalaku dengan bantal 2 tanganku di meja, kaki kananku sengaja aku luruskan dan kuangkat/kutaruh di kursi sebelah kanan, Lalu akhirnya terlelap.

Tiba-tiba aku terbangun, karena seperti ada yang menggeser kursi di sebelah kananku, tempat aku menaruh kaki kananku, dan akhirnya jatuhlah kaki kananku…dukkh…. Aku kaget dan sempat menoleh ke kanan dan ke kiri, tapi tidak ada orang sama sekali di ruang rapat atas tersebut akhirnya karena merinding dan takut lalu aku cepat-cepat turun ke bawah. Kira-kira ada 15 menit aku ketiduran, dan saat itu pelatihan sedang berlangsung di bawah.

Nah ada kejadian aneh kedua yang kualami, tapi ini beda hari dan waktu, tetapi tetap dalam acara pelatihan yang diadakan oleh kantorku (ada beberapa gelombang pelatihan yang kami adakan). Kalau tidak salah itu saat istirahat untuk makan malam ya jam 19.00 WIB, di ruangan makan ( ruangan yang sengaja disetting untuk ruang makan peserta). Saat sedang ngobrol dengan peserta dan teman-teman, aku seperti melihat sosok yang berjalan menuju salah satu kamar tamu dari arah dalam ruangan yang berada dekat dengan tempat untuk makan yang dibatasi oleh pintu-pintu yang tembus pandang (pintu berjendela kaca), tetapi tidak begitu jelas, karena di dalam lampu tidak dinyalakan. Aku tunggu-tunggu sampai berapa menit, tapi kok nggak ada yang keluar lagi. Padahal kamar itu seharusnya tidak dipakai untuk menginap tamu. Lalu aku bertanya kepada temanku, Ag. Tjandra J (ATJ).

Aku :“ Mas, kamar yang di dalam apa ada yang pakaikah???”

ATJ : “Nggak ada yang pakai setahuku, dan memang kamar itu khan khusus untuk Romo Pimpinan Yayasan, mana berani aku ijinkan orang lain pakai kamar itu. Lho emangnya ada apa mas???”

Aku: “ Yang benar mas, soalnya tadi waktu kita omong-omong, kayaknya aku lihat ada yang jalan menuju ke arah kamar tersebut dari sini, padahal itu khan kamar itu hanya Romo/Pastur pimpinan??? Makanya kuperhatikan terus, tapi kok nggak ada yang keluar lagi??”

ATJ : “Ah ya nggak mungkinlah Romo Pimpinan datang, aku sama sekali nggak lihat mobil beliau dan orangnya!”

Aku : “Bener mas!, aku tadi seperti melihat ada orang sedang jalan menuju ke kamar Romo Pimpinan!”

ATJ : “Ah mungkin cuma pantulan bayangan yang ada di sini kali, coba lihat khan pintunya seperti cermin kalau dari sini!”

Akhirnya, dari pada debat nggak jelas, aku dan mas ATJ bersama-sama masuk ke ruangan dalam dan menuju ke kamar tersebut. Mas ATJ kemudian mencoba membuka pintu kamar, ternyata kamar masih dalam posisi terkunci, lalu untuk membuktikan rasa penasaanku, mas ATJ lalu mengambil kunci kamar dan membukanya….. apa yang terjadi…. tidak ada apa-apa…kosong. Lha jadi siapa donk yang aku lihat tadi???????

Terima kasih teman-teman, semoga terhibur… (cerita rondanya menyusul ya:D).